HTI Cilacap tolak APEC (1)

HTI Press, Cilacap. APEC, sebuah organisasi yang terdiri dari negara-negara yang berlokasi di kawasan Asia Pasifik, mengadakan acara di negeri ini. Ribuan pengusaha hadir sebagai perwakilan dari negara-negara anggotanya. Namun ada dua negara yang bukan anggota tapi hadir di acara ini. Yaitu Rusia dan Amerika Serikat. Kehadiran keduanya sudah pasti memiliki agenda yang sangat menguntungkan bagi mereka. Khususnya Amerika yang merupakan negara utama pengemban sistem kapitalisme di dunia ini. Oleh karena itu APEC yang dianggap mendatangkan manfaat, termasuk bagi Indonesia, penyelenggaraannya mesti ditolak. Kemungkaran yang telah dihadirkan oleh sistem kapitalisme dengan APEC sebagai salah satu alatnya, telah membuat berbagai kerusakan di muka bumi ini. Meski acara APEC di Indonesia tetap terlaksana, tetap saja gelombang aksi penolakannya terus berlanjut. Seperti yang dilakukan oleh HTI DPD II Kabupaten Cilacap pada hari Ahad, 6 Oktober 2013.

Lebih dari 70 anggota dan simpatisannya melakukan masiroh dengan tema “APEC: Alat Penjajahan Ekonomi Kapitalis” dari pukul 9 pagi hingga tengah hari. Berbagai poster diusung oleh para peserta aksi, yang menyerukan penolakan penyelenggaraan APEC yang sejatinya kepanjangan tangan sistem ekonomi kapitalis. Diserukan pula penggantian sistem dari sistem liberal yang rusak menjadi sistem Islam dalam wujud daulah khilafah Islamiyah. Selain mengusung poster, peserta masiroh juga menyebarkan selebaran yang berkaitan dengan tema utama.

Para orator yang penuh semangat, menyampaikan orasinya tidak jauh berbeda dengan yang tercantum dalam poster. Beberapa di antaranya menyampaikan alasan dari penolakan terhadap APEC. Bahwa amar ma’ruf nahi munkar-lah yang menjadi alasan utamanya. Sistem ekonomi kapitalis yang lahir dari rahim paham liberalisme, sudah tak terhitung lagi kerusakan yang ditimbulkannya. Kemiskinan dan kebodohan merupakan paket yang selalu dibawa sistem ekonomi kapitalis di manapun dia diterapkan. Tidak heran, Indonesia, yang turut menerapkan sistem bobrok itu, alih-alih menuju kemakmuran, negeri umat Islam terbesar yang alamnya kaya raya ini, justru semakin mengalami kemunduran dalam berbagai bidang.

Semakin tingginya tingkat kerusakan moral, baik di kalangan rakyat dan para pejabat pemerintah sendiri; kriminalitas, ketidaktegasan Pemerintah, carut marutnya dunia pendidikan, bobroknya sistem peradilan dan yang lainnya, merupakan fakta riil hasil penerapan paham liberalisme. Tak ketinggalan pula makin jauhnya jurang pemisah antara si kaya dan si miskin, akibat dari penerapan sistem ekonomi kapitalis yang hanya berpihak kepada para pemilik modal besar.

Aksi masiroh ini lalu ditutup dengan pembacaan Pernyataan Sikap HTI oleh Ust. Langgeng Basuki dan pembacaan doa oleh Ust. Jamil Abu Ibrohim.[]MI HTI Cilacap


HTI Cilacap tolak APEC (3)
HTI Cilacap tolak APEC (4)
HTI Cilacap tolak APEC (5)
HTI Cilacap tolak APEC (6)
HTI Cilacap tolak APEC (7)

Source: Religi