HTI Press. Sabtu, 28 September 2013, bertepatan dengan malam puncak final Miss World Muslimah HTI Kupang Nusa Tenggara Timur melakukan aksi tolak miss world dengan menyebar flyer/brosur tentang ”7 Alasan Tolak Miss World” kepada pengguna jalan baik muslimah maupun nonmuslim. Aksi yang diikuti oleh ibu rumah tangga dan mahasiswi ini dibagi menjadi 3 titik, yaitu Bundaran Eltari/Gubernuran, Perempatan Patung Kirab Fatululi dan Terminal Kupang.

Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap kaum perempuan, karena Miss World merupakan ajang Eksploitasi perempuan. Perempuan dijadikan objek menjajakan barang dagangan/bisnis, sehingga wajib untuk ditolak. Di samping itu kontes kecantikan ini merupakan ajang liberalisasi budaya. Meskipun ajang ini tetap dilaksanakan di Bali dan aksi ini bertepatan dengan malam puncaknya, namun MHTI tetap menyerukan aksi penolakan dan penyampaian fakta buruk di ajang tersebut. Sehingga masyarakat paham, Miss World wajib ditolak.

Source: Religi