HTI Press. Islam adalah satu-satunya agama yang benar dan sempurna. Islam bukan hanya berkaitan dengan ibadah kepada Allah semisal sholat, puasa, zakat, haji, dan jihad. Islam juga bukan sekedar perkara diri sendiri seperti akhlak, pakaian, makanan, dan minuman. Islam juga sebagai ideologi yang mengatur seluruh kegiatan umat. Aturan Islam bukan hanya sekedar teori yang termaktub dalam Al-Qur’an dan Hadist, namun perlu diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan. Baik system pemerintahan, system ekonomi, system social, system pendidikan, system sanksi hukum, dan politik luar negeri.

Pengantar tersebut disampaikan oleh Ustadzah Ida Ul Hasanah (Koordinator Lajnah Khoshshoh lil Muballighoh Lampung) sebagai pemateri pertama dengan tema “Islam Aturan Sempurna”. Training yang diselenggarakan oleh Tim Lajnah Khoshshoh lil Muballighoh DPD I MHTI Lampung diikuti 17 peserta dari kalangan muballighoh Bandar Lampung, Kalianda, dan Metro. Dengan mengambil tema “Da’iyah Sejati Songsong Kebangkitan dengan Tegaknya Khilafah “ acara berlangsung khidmat dari awal hingga akhir.

Ida menambahkan, “Islam sebagai agama yang sempurna wajib untuk diamalkan. Dan ini membutuhkan kerja keras kita agar keberadaan Islam sebagai aturan sempurna dapat terwujud dalam kehidupan.”

Training selanjutnya disampaikan oleh Ustadzah Alif Sholihah (Komunitas Perempuan Peduli Keluarga MHTI Lampung) tentang “Islam dan Politik”. Alif menuturkan bahwa politik atau siyasah secara definitive adalah pemeliharaan/mengatur. Adapun secara spesifik pengertian politik di dalam Islam dideskripsikan dalam Mu’jamu Lughatil Fuqoha dengan: “Pemeliharaan terhadap urusan umat baik di dalam negeri maupun di luar negeri sesuai dengan syariah Islam”.

“Demikian dari makna politik, menjadikan urusan politik atau mengatur sendiri sesuai dengan petunjuk (Islam). Dalam Islam, perangkat politik meliputi rakyat, Negara, dan undang-undang. Tugas rakyat adalah mengoreksi Negara dan penguasa. Tugas Negara adalah siap untuk dikoreksi. Tujuannya adalah pemelihara agama, mengatur masyarakat dengan cara menerapkan Syariah Islam dalam naungan Khilafah. Untuk itu, seorang da’i sejati penting memahami bahwa kebangkitan umat dari keterpurukan tiada lain dengan menyongsong tegaknya Negara Khilafah”, Alif menjelaskan.

Source: Religi