HTI Press. Ahad, 21 Juli 2013 pukul 08.30 WIT, DPD II Muslimah HTI Kota Sorong, Papua Barat melaksanakan acara Dauroh Pelajar SMA dengan tema “Ramadhan : Move On Moment for Smart Teens” di ruang kelas MTs Al-Akbar Kota Sorong yang dihadiri 19 pelajar Muslimah dari 4 sekolah menengah atas yang merupakan utusan dari OSIS tiap sekolah, diantaranya OSIS SMAN 2 Kota Sorong, SMKN 1 Sorong, SMKN 2 Sorong, dan MAN Model Sorong.  Acara ini diselenggarakan berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi remaja saat ini yang mengalami krisis pengetahuan agama dan terjebak budaya Barat yang mengakibatkan remaja mudah terjerumus ke hal-hal negatif yang mengancam masa depan mereka. Melalui acara ini diharapkan Bulan Ramadhan betul-betul  dijadikan moment bagi remaja untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri dengan Move On with Islam agar terbentuk profil remaja muslim yang sesungguhnya yaitu generasi cemerlang dan berkualitas yang berkepribadian Islam, cerdas, faqih fiddin dan berjiwa pemimpin.

Acara yang dikemas dalam bentuk training ini, yang diselingi games dan simulasi membuat para remaja begitu antusias mengikuti materi yang dipaparkan meski dalam kondisi berpuasa. Ustadzah Ery Murniyasih, S. Kom selaku Ketua DPD II MHTI Kota Sorong yang memandu langsung acara Dauroh Pelajar ini mengajak para pelajar untuk Move On ke arah Islam semata-mata karena Allah, bukan sekedar move on tanpa arah dan standar yang jelas. Apalagi bulan ramadhan ini adalah moment yang tepat untuk memulai perubahan itu. Karena Move On with Islam adalah berubah atau bangkit yang sesungguhnya. Para pelajar juga diajak untuk berlomba menjadi Pahlawan Perubahan yang menjadi pioneer bagi teman-teman sekolah mereka untuk Move On bersama-sama menuju perubahan yang lebih baik dengan Islam. Sekaligus menyadarkan pelajar dan membangkitkan ghiroh mereka bahwa mereka adalah Generasi Smart, generasi harapan Ummat yang ditangannyalah masa depan cemerlang dapat direalisasikan dan bahwa mereka adalah generasi muda pembawa perubahan hakiki.

Di akhir acara, para pelajar menyatakan komitmen mereka untuk Move On dengan pemahaman Islam yang benar. Mereka juga memaparkan harapan-harapan mereka kepada teman-teman generasi muda lainnya agar mereka pun melakukan hal yang sama. “Telah banyak dosa yang telah kita lakukan karena ketidakpahaman tentang Islam, jadikan ilmu yang kita dapatkan dalam berbagai acara pengajian dan acara seperti ini untuk betul-betul memperbaiki diri. Tidak berhenti menuntut ilmu islam untuk sekedar menambah pengetahuan akan tetapi bagaimana mewujudkan pemahaman itu dalam perbuatan dan istiqomah untuk memperbaiki diri serta menjadi generasi yang tidak terjebak dengan hal-hal yang dapat menjerumuskan kita”, papar Sri Hastina salah seorang siswi SMKN 1 Sorong. Acara ditutup dengan pembacaan do’a dan renungan yang membawa suasana haru dan isak tangis para peserta yang khusyuk berdo’a dan menghayati renungan yang dibacakan oleh salah seorang siswi MAN Model Sorong yang sebelumnya telah lebih dulu tercerahkan dengan Islam.

Source: Religi