HTI Press. Memandang peran strategis media dalam membangun opini dan kesadaran umat. Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (Muslimah HTI) mengunjungi Rakyat Merdeka di Graha Pena Jakarta, Jum’at (20/09/2013).

Dalam kesempatan itu Ustadzah Iffah ‘Ainur Rochmah (Juru Bicara Muslimah HTI) berserta rombongan diterima oleh staff redaksi Rakyat Merdeka yaitu Melani beserta rekan.

Meski sore itu adalah kunjungan perdana di koran itu. Namun dialog berlangsung hangat. Bahkan Rakyat Merdeka menjelaskan sudah tidak asing dengan Hizbut Tahrir.

Ustadzah Iffah memaparkan bahwa Muslimah HTI yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Hizbut Tahrir, selalu konsisten menawarkan solusi berbagai permasalahan umat dengan tawaran solusi Islam.

Ustadzah Iffah menjelaskan bagaimana saat ini kepercayaan umat terhadap politik yang ada semakin lemah. Keterlibatan umat dalam berbagai pemilihan walikota, bupati, gubernur di berbagai daerah pun semakin sedikit.

“Bukankah ini membuktikan bahwa kepercayaan umat terhadap demokrasi pun semakin melemah?” tandas Ustadzah Iffah di hadapan tuan rumah dengan sebuah pertanyaan retorika.

Rusmadi (Jurnalis Rakyat Merdeka) pun menyetujui bahwa Indonesia dengan penduduk mayoritas Muslim tinggal butuh penyadaran dan kesabaran untuk memahamkan kepada mereka agar bersama memperjuangkan Islam.

Islam telah memiliki seperangkat aturan yang lengkap dalam mengatasi berbagai persoalan umat. Misal, potong tangan untuk pencuri, rajam untuk pezina dan sanksi lainnya yang tentu tidak saja mencegah terjadinya kejahatan lain tapi juga menebus pelakunya dari siksa api neraka, tambah Rusmadi.

Ustadzah Iffah menambahkan bahwa untuk mencapai semua itu haruslah melalui Thoriqoh Umat. Dimana selain menyadarkan umat juga butuh kesadaran simpul-simpul umat. “Ketika simpul umat bersama umat telah bersama menghendaki perubahan diterapkan Sistem Islam. Siapa yang akan menghalangi lagi? Semoga media bisa independen terbebas dari kepentingan bisnis menyuarakan kebenaran,” tegasnya.

Source: Religi