HTI Press. Makassar- Sekitar 1000 massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulawesi Selatan berunjukrasa menolak penyelenggaraan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali. Mereka melakukan long march dari Masjid Al Markaz Al Islami menuju Monumen Mandala, jalan Jendral Sudirman, Makassar, Minggu (6/10/2013).

Massa HTI yang terdiri dari kelompok laki-laki dan perempuan ini membawa poster penolakan APEC, seperti: ‘APEC Alat Penjajah Ekonomi Kapitalis’, ‘Islam Yes, Kapitalis No!’, dan ‘Tolak APEC dan Imperialisme Amerika’. Selain itu, massa HTI juga membawa foto Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Beberapa peserta aksi menggelar aksi teatrikal yang menyimbolkan kekuasaan kapitalisme asing dalam menguasai blok migas di Indonesia dan membuat rakyat Indonesia menderita.

Menurut juru bicara HTI Sulsel, Ustaz Dirwan Abdul Jalil dalam orasinya, perjanjian perdagangan bebas dan liberalisasi investasi yang akan disepakati melalui APEC merupakan tipu daya sistem kapitalis dan imperialisme Amerika Serikat untuk mengokohkan cengkeraman penjajahan ekonominya di Indonesia.

“Data membuktikan kebijakan perdagangan bebas di kawasan ASEAN yang ditandatangani SBY, sejak tahun 2007 hingga kini berdampak dengan bangkrutnya 6123 perusahaan milik bangsa Indonesia. Keadaan ini berdampak pada banyaknya pengangguran di negeri kita. Di atas kertas teorinya mudah namun realitasnya malah memperburuk ekonomi Indonesia,” ujar Dirwan.

Dalam aksi longmarch sepanjang 3 kilometer dan mimbar bebas di depan Monumen Mandala ini berlangsung tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas di sepanjang jalan Masjid Raya, jalan Gunung Bawakaraeng dan jalan Jenderal Sudirman. Di sekitar lokasi aksi hanya dijaga segelintir aparat kepolisian.[] (detik.com)

Source: Religi