HTI Press. Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Ade Irawan menegaskan korupsi yang dilakukan aparat penegak hukum dan lembaga negara seharusnya menerima hukuman yang sangat berat di bandingkan dengan korupsi yang dilakukan orang lain. “Sebab harusnya mereka jadi contoh! tegasnya seperti diberitakan Tabloid Media Umat Edisi 113, Jum’at (11-24/10).

Sebagai penegak hukum dan lembaga tertinggi negara, menurutnya, Mahkamah Konstitusi menjadi contoh, dan menjadi terdepan untuk contoh yang baik bagi lembaga negara lainnya. Bukan malah sebaliknya. “Ini masalah kita ke depan saat institusi yang mestinya terdepan melawan korupsi justru menjadi tempat para koruptor,” ungkapnya kesal.

Terkait tertangkapnya Ketua MK Akil Mochtar, Ade mengaku ICW tidak terlalu kaget karena memang Akil memiliki track record yang tidak baik. Contohnya, ICW pernah melaporkan dia diduga meminta uang dalam perkara pemekaran daerah di Kalimantan. Tahun 2010 juga dia dilaporkan dalam kasus sengketa pemilu, apalagi latar belakangnya sebagai politikus yang diusung DPR, kemudian dia dianggap tidak memiliki integritas, ini tidak terlalu mengagetkan. “Setelah ini kita harus berbenah diri,” pungkasnya.[] FM/Joy

Source: Religi