Hizbut Tahrir di Rusia melaporkan bahwa pada tanggal 15 September 2013 di Kizlyar, Republik Dagestan pada sekitar jam 11 malam, Gapalov Abdullah, saudara kita dan aktivis Hizbut Tahrir, ditembak oleh para pengkhianat pengecut.

مِنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ قَضَىٰ نَحْبَهُ وَمِنْهُمْ مَنْ يَنْتَظِرُ ۖ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا

“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; Maka di antara mereka ada yang gugur. dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu- nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya),
(QS Al-Ahzab,33:23)
Dia adalah salah seorang pengemban dakwah yang paling aktif membawa panji-panji dakwah, seorang yang bijak dan teguh dengan posisinya. Dia juga merasa gelisah atas permasalahan umat dan aktif membimbing masyarakat. Allah mengambil yang terbaik. Kami bersedih untuk berpisah dengannya namun pada saat bersamaan juga merasa bahagia dengan tempatnya di akhirat.
Bahkan lebih jauh, kejahatan ini mengungkapkan kelemahan dan sikap pengecut Rusia. Setelah semua yang mereka lakukan untuk melawan orang-orang yang hanya bersenjatakan kata-kata kebenaran. Dan mereka tidak bisa melakukan sesuatu yang lebih baik daripada melenyapkannya secara fisik. Apakah para tiran itu bisa memecahkan masalah, apakah mungkin untuk percaya bahwa dengan cara itu mereka dapat menghentikan dakwah ini? Untuk menganggapnya demikian, itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang tidak memiliki ideologi dan memiliki pemikiran reaksioner. Pembunuhan tidak pernah bisa dan tidak akan bisa menghentikan Hizbut Tahrir, sebaliknya, dakwah hanya akan tumbuh, dan Rusia pasti akan menjawab atas kejahatan yang mereka lakukan. Kami tidak memerlukan para penjahat untuk menghukum para penjahat lainnya. Kami akan menunggu untuk datangnya seorang Khalifah, yang akan meminta pertanggung jawaban atas sesuatunya secara penuh. Kami juga berjanji untuk melanjutkan dakwah di Rusia dengan kejelasan, ketegasan dan keberanian.

Kami menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga, kerabat dan teman-teman Abdullah, dan kami meminta kepada Allah SWT untuk memperkuat mereka dengan kesabaran. Kami meminta kepada Allah SWT agar Dia memberikan hamba-Nya keagungan rahmat-Nya dan mempersiapkan baginya tempat di surga bersama para nabi, para sahabat, para syuhada dan orang-orang yang benar .

إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ

Sesungguhnya Kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah Kami kembali.”

(QS Al-Baqarah,2:156)
Kantor Media Hizbut Tahrir Rusia

Senin, 10 Dzul Qi’ddah 1434 H
16-09-2013
REF : 1434 H/09

Source: Religi