Clip

HTI Press. Sabtu, 31 Agustus 2013. Muslimah DPD I HTI Sumsel menggelar Liqo Syawal Tokoh Sumsel dengan tema RAIH IEDUL FITRI UNTUK KETAKWAAN YANG KAFFAH DENGAN KHILAFAH” pada pukul; 08.15-11.45 WIB yang bertempat di Aula Darul Jannah Al-Furqon. Acara ini di hadiri oleh kurang lebih 300 Muslimah Sumsel dari berbagai kalangan mulai dari MT (Majelis Ta’lim), para intelektual, guru, dan media. Pada kesempatan kali ini yang menjadi pembicara adalah ibu Syafrida, S.H. (Ko. LF Muslimah HTI Sumsel) serta Ustadzah. Qisthy Yetty Handayani, S.Pt. (Muslimah DPD I HTI Sumsel) dan acara dipandu oleh Ustadzah Ema Sofiana Wahab, S.Pd. (Mahasiswi Pascasarjana IAIN Raden Fatah Palembang), serta tak ketinggalan Ustadzah. Ir. Dedeh Wahida (DPP Muslimah HTI) yang memberikan tausiyahnya pada acara ini. Momen Romadhon seharusnya dijadikan ajang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT namun hal ini tak nampak ketika tayangan di berbagai media yang harusnya menanyangkan program-program yang memacu ruhiyah para penonton namun diisi dengan program-program yang justur menjadi ajang umbar maksiat (ikhtilat, tabaruj, dll) kepada Allah SWT hal ini diperparah dengan akan diadakannya kontes Miss World di Indonesia .

Para narasumberpun mengungkapkan bahwa seharusnya acara program ruhiyah yang berlangsung di berbagai media dapat dilakukan sehari-hari tidak harus menunggu ketika pada bulan romahdon saja. Ustadzah Qisthy juga menjelaskan bahwa peran negaralah yang menjaga keberadaan ruhiyah umat di kehidupannya sehari-hari, dan peran negara pula yang mampu mencegah terjadinya kemaksiatan yang berada ditengah umat. Dan negara itu adalah KHILAFAH. Tak hanya itu para hadirinpun dihibur dengan tampilan puisi yang menyatakan mereka rindu berlebaran dalam suasana ruhiya Islam serta merekapun menampilkan nyanyian Jayalah Khilafah, semua terbalut dalam persembahan anak-anak. Sebelum acara ditutup ibu dedeh menyampaikan tausiyah bagamaina memaknai iedul fitri yang sesungguhnya.


Clip_3
Clip_4

Source: Religi