HTI Press, Bogor. “Para ulama masa Khilafah adalah sebagaimana yang Allah sebutkan dalam al-Quran di antaranya dalam surat Fathir ayat 28, yaitu hanya takut kepada Allah SWT, dan dengan ilmunya ia menyampaikan Islam secara sempurna (kaffah) kepada umat dan penguasa,” tegas Ust Zamroni dalam acara Dirosah Syar’iyyah Ammah (DSA) ulama di sekretariat DPD II HTI Kota Bogor, Ahad (29/9).

Di depan 50 orang ulama yang berasal dari penjuru kota bogor ini, Ust Muda ini memberikan contoh para ulama masa khilafah Islam seperti yang tercantum dalam kitab al-Islam bayna al-‘ulama wa al-hukkam karya Syeikh Abdul Aziz al-Badriy. Para ulama sekaigus imam al-ummah seperti al-Auza’i, Hasan al-Basri, Sufyan al-Tsauri dan lainnya selain mengamalkan syariah Islam secara kaffah pada dirinya, juga menyampaikannya kepada ummat dan penguasa. Bahkan mereka tidak mau berkompromi dengan penguasa (al-hukkam) yang zalim walaupun mereka harus menghadapi kematian, mereka tak hentinya menyampaikan al-haq (Islam) sebagaimana perintah Allah dan Rasulullah saw tanpa bermanis muka sedikitpun.

Antusiasme ulama yang hadir pada acara tersebut begitu menggelora. Salah seorang diantara puluhan peserta ulama yang hadir, yakni Ust Maulana Abu Bakar (mantan pendeta yang masuk Islam dan sekarang menjadi da’i serta pejuang syariah dan khilafiah) menambah gelora semangat para peserta lainnya dengan testimoni beliau yang menyebutkan bahwa perjuangan untuk menegakan Syariah dan Khilafah adalah haq dan pengamalnya adalah hamala al-haq. Allahu Akbar. [] Fath/MI Kota bogor

Suasana DSA

Ust Abu Bakar menyampaikan testimoni

Source: Religi